Tentang Dirimu

Posted by Ihsan Pratama , Wednesday, November 27, 2013 4:59:00 AM

Terkadang apa yang terjadi di dalam hidup ini tak dapat kita jelaskan dengan logika, kadang masuk akal, kadang sangat tidak masuk akal. Seperti apa yang saya rasakan saat ini, saya sangat tidak mengerti dengan semua yang telah terjadi. Anda bersikap seolah Anda merasakan apa yang saya rasakan, tapi itu tidak membuktikan apa-apa, karena logika saya menjelaskan bahwa orang secantik anda tidak mungkin memiliki perasaan yang sama seperti apa yang saya rasakan? kepada orang seperti saya. Tapi saya tidak peduli akan hal itu, yang saya inginkan hanyalah anda ada di samping saya, dan itu sudah cukup buat saya sedikit bahagia. 

Mungkin anda tidak percaya dengan semua kata-kata yang anda anggap "omong kosong atau gombal" yang saya katakan kepada anda. Jika anda berfikir seperti itu, saya katakan selamat anda salah, saya tegaskan sekali lagi bahwa anda salah!!!! semua kata-kata itu benar (walaupun seddikit berlebihan). 

Anda mungkin tidak pernah merasakan apa yang saya rasakan terhadap anda, sejak awal saya melihat anda yaitu ketika kita masi menggunakan pakaian putih hitam saat pembagian daftar pelajaran, nah ketika itulah rasa itu mulai hadir, dan saat itu juga lah kekhawatiran itu datang, kekhawatiran akan kekecewaan di masa lalu terulang lagi.

Namun seiring waktu berjalan, saya tidak dapat membentengi rasa ini, sehingga saya selalu mencari cara untuk mendekati anda, dan sampai saat ini saya merasakan bahwa rasa ini semakin dalam. Saya tidak ingin kenangan buruk di masa lalu itu terulang lagi.
tapi saya masi berharap jika suatu saat nanti semua tanda tanya ini akan terjawab..

" jika apa yang kita rasakan tak pernah sejalan, jangan biarkan saya jatuh terlalu dalam ke dalam hati anda"

 



It`s Not The End

Posted by Ihsan Pratama , Friday, November 1, 2013 6:47:00 AM

Seperti biasa kuliah adalah hari-hari yang membosankan dan melelahkan bagi sebahagian mahasiswa. Dimana ada kata kuliah disana ada tugas, dan disana juga ada sebuah tanggung jawab. Suatu ketika di pagi yang cerah seorang mahasiswa melangkankan kaki nya menuju tempat dimana dia akan menghabiskan harinya. Dia adalah Ujang, mahasiswa tahun 1 yang tidak terlalu pintar dan tidak terlalu istimewa. Namun Ujang mendapat sebuah keberuntungan ketika pertama kali kuliah, yaitu dia dipercaya untuk memimpin di kelas. Menjadi ketua kelas adalah sebuah tanggung jawab yang besar bagi Ujang, namun Ujang telah berjanji pada dirinya untuk melakukan yang terbaik. Setiap informasi yang didapatkan nya selalu dia bagikan kepada teman-temannya, setiap kali ada masalah tentang jadwal kuliah, Ujang selalu mengusahakan yang terbaik untuk kelas yang dia pimpin.

Hari itu Ujang sangat bahagia seakan tidak ada beban yang dia pikul.  Namun semuanya itu berubah ketika ujang menyadari bahwa ada satu hal yang dia lupakan, yaitu satu mata kuliah yang dosen nya hanya masuk satu kali pertemuan, dan tertinggal sebanyak Sepuluh kali pertemuan. Sejenak Ujang merenungkan hal itu, dan segera melaporkan ke jurusan.

Dengan gagahnya Ujang menuju kantor jurusan dengan membaya sebuah map berwarna merah yang berisi tentang catatan kehadiran dosen yang mengajar di kelasnya. Namun setelah sampai di Kantor jurusan, Ujung tidak menemukan orang yang dia cari. Maka Ujang harus menunggu di luar. Tapi lama kelamaan Ujang menjadi tak sabar dan merasa jenuh untuk menunggu, dan kembali ke kantor itu lagi. Ujang melihat sebuah ruangan yang di dalamnya ada seorang karyawan dan Dosen yang sekaligus ketua jurusan yang terkenal angker dan mematikan, sebut saja Buk Ning. Ujang memberanikan dirinya untuk memasuki ruangan itu dan bertanya kepada karyawan tersebut, bukan kepada Buk Ning.

      "maaf buk, saya mau nanya, sekarang kan udah minggu ke sebelas dan Bapak ini cuma baru       masuk sekali"

belum selesai Ujang melontarkan pertanyaan nya, Buk Ning pun mulai beraksi,

      "anda kelas berapa?"

dengan pahamnya Ujang menjawab,

           "saya kelas K2 Buk"

      "ada masalah apa?"

Ujang menjelaskan semua keluhannya kepada Buk Ning, dengan berharap Buk Ning akan memberikan solusi atas apa yang dia keluhkan. Tapi semua jauh dari yang Ujang harapkan, Buk Ning memarahi Ujang dengan ganasnya.

          "anda ketua? kenapa anda baru melapor!! anda tidak bisa menyalahkan dosen, anda tau dua kali saja dosen tidak masuk anda harus melapor!!!."

Ujang hanya dapat menikmati setiap kata-kata mutiara yang di lontarkan Buk Ning, dan menjawab dengan pelan dan pasti.

         "Ia buk, saya tau mungkin saya saya salah, saya khilaf. Jadi bagaimana solusinya buk? apa yang harus saya lakukan?"

berharaap mendapat titik terang tapi malah sebaliknya, semuanya menjadi semakin gelap.

          "bukan mungkin, tapi memang anda yang salah. anda tau kalau udah seperti ini anda gagal satu kelas, dan anda harus mengulang lagi tahun depan!!! dan sekarang anda sudah bisa keluar dari ruangan ini"

Setelah mendengar kata-kata gagal satu kelas itu, ujang menjadi sangat drop dan tertekan.
Ujang keluar seperti seseorang yang baru saja kehilangan jiwanya, Ujang merasa begitu lemas seakan setiap titik tulangnya telah dilumpuhkan dengan sebuah virus yang mematikan. Ujang tidak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi jika satu kelas gagal karena kelalaiannya. Ujang merasa bahwa ini adalah kegagalan paling besar yang pernah ia rasakan. Ujang selalu bertanya-tanya dalam hatinya "apakah aku telah gagal?"

"apakah aku ini tidak berguna?"

"dan  apakah ini akhir dari semuanya?"

Ujang tidak tahu lagi harus melakukan apa, dan harus bercerita pada siapa, semuanya terasa begitu berat. Bahkan dia tidak sanggup tersenyum menghadapi orang-orang yang menghampirinya.
Sesaat setelah itu, suara azan pun menggema menandakan waktu sholat telah datang.
Ujang pun pergi menuju Masjid tempat biasa dia sholat. Ujang begitu khusyuk dan berdoa kepada Tuhan agar semuanya berjalan dengan baik.

Setelah sholat, Ujang merasa sedikit tenang, namun masi bertanya-tanya tentang kepastian dari masalahnya. Ujang kembali ke Kantor Jurusan untuk mencari orang yang lebih tepat untuk bertanya. Tapi usahanya untuk saat ini gagal, karena tidak adda satupun dosen yang dia lihat. Ujang tidak berputus asa karena Ujang yakin bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ujang menunggu di depan Kantor Jurusan tersebut dengan seorang teman wanitanya.

Tidak lama setelah itu Ujang mendapatkan hasil dari penantiannya yaitu dia melihat seorang dosen menuju kantor  yang dia yakini akan mampu memecahkan masalahnya itu, sebut saja Buk Susi. Sebenarnya buk Susi tidak jauh beda dengan buk Ning yaitu sama-sama angker, tetapi banyak yang bilang kalau buk Sushi lebih sedikit bersahabat.

Perlahan Ujang menyiapkan mental untuk menghadapi cerita selanjutnya yang tidak ia ketahui.
Dengan rasa gemetar yang menguncang dirinya, Ujang melangkahkan kakinya mengituti Buk Susi. Sampai pada destinasi akhir di meja buk Susi, Ujang memberanikan dirinya untuk bertanya,

        “Buk, dosen kami tidak masuk udah sepuluh kali pertemuan, jadi bagaimana solusinya buk?”

Saat itu ujang seakan ingin menutup telinga karena tidak ingin mendengar hal buruk yang di sampaikan buk susi. Namun ternyata diluar dugaan, Buk Susi menjawab dengan senyuman.

        “ya anda temui dosen nya dan minta penggantian jadwal yang kosong itu”

“jadi kami tidak gagal buk?

        “kenapa anda gagal? Yang tidak masuk kan dosenya, bukan anda, jadi dosen nya gagal”

Mendengar pernyataan seperti itu, saat itupun juga senyum ujang kembali bersinar. Ujang merasa kembali hidup dan terlepas dari beben fikiran akan kegagalan satu kelas.
Setelah kejadian itu Ujang menyadari bahwa itu bukanlah akhir dari segalanya, tetapi adalah sebuah awal dari perjalanan yang panjang.
"It just the beginning and it`s not the end"



Fakta Tentang Wanita

Posted by Ihsan Pratama , Saturday, October 5, 2013 11:37:00 PM


Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya, Ketahuilah bahwa wanita itu adalah salah satu bukti kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Mereka diciptakan dengan keindahan yang tidak dimiliki oleh mahkluk lainnya. Wanita memiliki banyak teka-teki yang sulit untuk dipecahkan, seperti apa yang difikirkan nya, kita tidak pernah tau. Terkadang mereka tersenyum tapi apakah hati nya juga ikut tersenyum? Kata orang wanita itu rumit. Sebenarnya tidak serumit rumus matematika, hanya saja memang wanita dilahirkan dengan karakter khususnya yang unik.
Apakah kita pernah mengamati  perilaku teman kita sendiri, kemudian menilai kalau mereka tidak konsisten,  sekarang ceria besoknya diam-diam saja, dan sebagainya. Tapi suatu ketika kita menyadari bahwa kita sendiri ternyata bisa melakukan hal yang sama.
Dilansir dari WorldFacts India, ternyata wanita cenderung berubah. Berikut beberapa fakta uniknya. Apakh anda juga seperti ini, Ladies?
1.      
 Kebanyakan Wanita Takut Tidak Punya Uang.
Oleh karena itu wanita bisa dibilang ratu nya irit. Bagi seorang wanita, membeli sesuatu dengan negosiasi atau tawar-menawar itu sebisa mungkin perlu dilakukan. Jadi kalau urusan tawar-menawar serahkan saja pada wanita, karena merekalah rajanya.

2.       Meski Takut Tidak Punya Uang, Wanita Tetap  Membeli Baju.
Well,selalu ada excuse bagi seorang wanita untuk melakukan shopping, sekalipun kantong sedang kering. Misalnya, “nggk apa-apa deh beli, mumpung diskon. Kapan lagi beli 2 gratis 1?” ya, wanita memang suka tergoda dengan diskon fan promo.

3.       Meski Wanita Beli Baju. Tapi Mereka Tak Tau Harus Pakai Yang Mana.
Pernah nggk sih bingung mau pakai baju apa saat bepergian. Mau pakai yang merah sepertinya sering dipakai, mau pakai yang berenda terlalu feminism, mau pakai yang ini mau pakai yang itu rasanya tidak ada yang cocok. Suka `kehabisan` pakaian menjelang hari H.

4.       Walau Tak Tahu Pakai Yang Mana, Wanita Akan Tetap Berpakaian Cantik.
Sebenarnya yang sering membuat kita tidak cocok denagan pakaian itu adalah mind set kita yang ingin tampil perfect di depan orang lain, apalagi jika ingin bertemu dengan sang pujaan hati. Telalu peduli pada pujian dan opini orang lain membuat seorang wanita kadang lupa bahwa berpakaian sebagaiman dirinya sendiri itu lebih bisa memancarkan kecantikan mereka.

5.       Meskipun Berpakaian Cantik, Wanita Sering Tidak Puas.
Tak semua orang bisa melihat kecantikan Anda, termasuk Anda sendiri. Masih banyak wanita yang melirik `rumput hijau milik tetangga`. Seperinya si A punya fashion terkini dan si B bajunya lebih feminism. Kita masih sering kurang puas dengan penampilan sendiri dan membandingkan dengan orang lain.

6.       Meski Sering Tak Puas, Wanita Sering Berharap Akan Pujaan Pria.
Meski wanita bilang tak butuh berpakaian untuk dipuji, namun pada pasangan atau pria yang mereka kagumi pasti ada ekspektasitertentu donk. At least mereka bisa jadi motivasi seorang wanita untuk tampil cantik.

7.       Meski Mengharapkan Pujian Pria, Namun Wanita Sering Tak Percaya Ketika Pria Memuji.
Sayangnya, ketika pria memang memuji penampilan wanita, mereka sering tak percaya. Misalnya mengatakan pria itu gombal atau  bermulut manis. Well, daripada bilang begitu, ketika seseorang memuji anda, just say `terima kasih`. Lebih elegan dan objektif didengan tanpa memberikan label apapun pada pria tersebut.

Nah, itulah beberapa fakta tentang wanita yang terungkap. Siapa hayo yang sering mengalami beberapa hal di atas?

Dear Ovy Rahmawati

Posted by Ihsan Pratama , Thursday, September 12, 2013 11:23:00 AM


Dear Ovy Rahmawati
Hi Ovy apa kbarmu? Ku harap baik2 saja. 
Hmm sudah lama kita gak ktemu, udah lma kita gak main sama sama lagi, aku kangen sama kamu vy, aku kangen saat saat kita bersama dlu. 

Kmu ingat gk awal kita kenal dlu? 
Saat kamu lewat di depan kelas ku dan aku SKSD sma kamu,   
saat itu aku tidak pernah memikirkan apapun tentang kita. 
Tapi seiring waktu berjalan, kita semakin dekat, 
dan lama kelamaan rasa itu mulai hadir, tumbuh, 
dan berkembang menjadi rasa yang tak dapat aku lukiskan.

Kamu ingit gk saat pergi jalan jalan ke bukit dlu? 
Nah disana awal nya rasa ini hadir, 
karena aku merasa nyaman ada disamping kamu, 
dan tak ingin rasanya aku jauh dari mu. 
Kau adalah kenangan terindah yang pernah hadir dlam hdup ku, 

Vy, Ingin rasanya ku hidup dimasa lalu, 
menghabiskan waktu bersama mu. 
Senyum mu yang indah, 
mata mu yang  berkilau, 
hangat nya genggaman mu 
masi dapaat ku rasakan saat ini, di dalam kesendirian ini.  
Ku harap suatu saat nanti kita akan dipertemukan lagi.
I love You Ovy Rahmawati

Bersamamu

Posted by Ihsan Pratama , 11:11:00 AM

June 23, 2012 at 2:30pm
Bersamamu aku merasakan sepert orang yang paling istimewa

brsamamu aku seperti bintang-
bintang yang slalu bersinar

Aku bahagia
Aku bahagia

Bersamamu aku merasakan
kedamaian yang tiada terkira

Bersamamu aku seperti matahari
yang slalu menyinari

Aku bahagia
Aku bahagia

Bagi ku hanya kau yang terindah di
antara bunga-bunga itu
Bagiku hanya kau yang terindah di
antara bunga-bunga itu
Bagiku kaulah segalanya

Bersamamu aku bagai langit yang
selalu menaungi hatimu
Bersamamu aku seperti pelangi
yang menghiasi duniamu

Aku bahagia
Aku bahagia

Bersamamu aku merasa bahagia
yang sesungguhnya
Bersamamu di sisa hidupku

It`s all about time

Posted by Ihsan Pratama , Saturday, September 7, 2013 6:17:00 PM

Tak terasa waktu telah berlalu begitu cepat, namun semua kenangan tentang dirimu msi tersimpan hangat di dalam memory hidupku.
Aku masi ingat saat pertama kali aku mengenalmu, saat itu aku tidak pernah tau apa yang akan terjadi selanjutnya, karena ku rasa perkenalan itu adalah perkenalan yang biasa-biasa saja.
Namun seiring waktu berlalu, kita sering bersama-sama, menghabiskan hari bersama, dan itu sangat indah, hingga pada akhirnya rasa itupun mulai hadir didalam jiwa ini, tapi kenapa aku tidak pernah berani untuk mengutarakan rasa ini? apakah aku terlalu lemah untuk mengatakan nya, atu terlalu kuat untuk menyimpan nya?
Hingga saat ini rasa sesal itupun masi tersimpan di hati ini, namun aku sadar semuanya telah berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi.
Sekarang aku sadar bahwa waktu adalah hal yang paling berharga, karena 1 detik yang berlalu tidak akan pernah kembali.
Hargailah setiap detik dslam hidupmu.

Tidak Untuk Selamanya

Posted by Ihsan Pratama , Friday, March 29, 2013 10:51:00 PM

Ku lihat kau bahagia di dunia mu
Di jalan yang kau pilih dengan langkahmu
Dunia yang dapat memenuhi sluruh impian dan cita2 mu
Tapi dunia itu bukan untukku

Aku berpaling sejenak ke duniaku
Dunia yang selama ini menjadi cara hidupku
Dunia dimana aku bsa menemukan seluruh masa depanku
tapi dunia itu bukan untukmu

Kenapa tuhan mempertemukan kita
menghabiskan seluruh hari kita bersama
namun akhirnya kita tdk bisa saling memiliki
Hanya rasa sesal yang tinggal
mengapa kebersamaan kita tidak untuk selamanya.

Pages

Powered by Blogger.